Pemenuhan Beban Kerja Guru

Di  dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 16 Tahun 2009 tentang jabatan fungsional guru dan angka kreditnya ditegaskan bahwa beban kerja guru (guru kelas dan guru mata pelajaran) 24 – 40 jam pelajaran per minggu, sedangkan untuk guru BK 150 – 225 siswa. Untuk mempertegas lagi tentang pemenuhan beban kerja guru ini Menteri Pendidikan Nasional mengeluarkan peraturan lagi, yaitu peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 39 tahun 2009 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan [DOWNLOAD]. Disempurnakan lagi oleh Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 30 Tahun 2011 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 Tahun 2009 Tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan [DOWNLOAD].

Dengan diberlakukan beban kerja guru 24 – 40 jam pelajaran per minggu, timbul permasalahan yaitu banyak guru yang kekurangan beban kerja 24 – 40 jam per minggu, sehingga perlu dilakukan penataan dan pemerataan guru. Untuk dikeluarkanlah Peraturan Bersama MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI, MENTERI DALAM NEGERI, MENTERI KEUANGAN, DAN MENTERI AGAMA NOMOR 05/X/PB/2011 NOMOR SPB/03/M.PAN-RB/10/2011 NOMOR 48 Tahun 2011 NOMOR 158/PMK.01/2011 NOMOR 11 Tahun 2011 TENTANG PENATAAN DAN PEMERATAAN GURU PEGAWAI NEGERI SIPIL [DOWNLOAD]. Dalam rangka memberikan petunjuk pelaksanaannya dikeluarkan Juknis Peraturan Bersama 5 Menteri tersebut [DOWNLOAD]

About these ads

About Fatur Thok

Saya seorang guru matematika di SMAN 1 Tanjung Lombok Utara. Pendidikan terakhir S1 Pendidikan matematika IKIP Surabaya (sekarang UNESA). Perjalanan profesi, pernah menjadi guru inti dan anggota tim desain pembelajaran matematika di Lombok Barat.

Posted on 24 Januari 2013, in Pendidikan and tagged , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. sadarmantua sijabat

    untuk memenuhi beban kerja guru sesuai dengan kurikulum 2013 apakah sduah ada ya peraturan pemerintahnya? dan pemeruntah juga harus sudah menyediakan permen untuk pemenuhan beban kerja guru untuk perubahan kurikulum 20…-nya.

  2. Yang jd masalah bagi guru pemenuhan beban ngajar 24 JP adalah rencana pemerintah hanya selalu rencana, tdk pernah pemerintah daerah bersungguh mengimplementasikan peraturan trsebut di daerah. Selalu saja peraturan itu diabaikan sejak otda seakan raja daerah ga perlu tahu masalah guru kedepannya. Mutasi guru dilakukan hanya berdasarkan selera pembuat kebijakan di otda, mau guru numpuk atau kurang emang gue pikiran (kata mereka) apalagi sejak otda kekuasaan ada ditangan raja kecil , partai pemenangan pilkada dan keluarganya saja.
    Omong kosong bila pemerintah di Jkt mau memberlakukan kebijakan jika tdk mau terlibat ambil alih guru kembali sebab di daerak like and dislike amat kental.
    Masih jd mimpi kalau guru benar-benar bisa tertata dgn baik dan bisa menjalankan peraturan perundangan yg ada.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s