Pemerintah Segera Menggulirkan BOS (Bantuan Operasional Sekolah) SMA dan SMK 2013

BOS

BOS (Bantan Operasional Sekolah) untuk jenjang SMP sudah lama digulirkan oleh pemerintah. Tahun 2012 pemerintah sudah menggulirkan program BOS untuk SMA, namun masih rintisan sehingga disebut RBOS. Tahun 2013 ini pemerintah resmi menggulirkan BOS SMA dan SMK.

Berikut ini diuraikan penjelasan BOS untuk SMA.

PENGERTIAN:

  1. BOS SMA adalah program Pemerintah berupa pemberian dana langsung ke SMA baik Negeri maupun Swasta dimana besaran dana bantuan yang diterima sekolah dihitung berdasarkan jumlah siswa masing-masing sekolah dan satuan biaya (unit cost) bantuan;
  2. Dana BOS SMA digunakan untuk membantu sekolah memenuhi biaya operasional non personalia;
  3. BOS SMA memberikan dana untuk membantu sekolah memenuhi biaya operasional sekolah. Sebagai wujud keberpihakan terhadap siswa miskin atas pengalokasian dana bantuan operasional sekolah tersebut, sekolah diwajibkan untuk membebaskan (fee waive) dan/atau membantu (discount fee) siswa miskin dari kewajiban membayar iuran sekolah dan biaya-biaya untuk kegiatan ekstrakulikuler siswa;
  4. Jumlah siswa yang dibebaskan atau mendapat keringanan biaya pendidikan menjadi kebijakan (diskresi) sekolah dengan mempertimbangkan faktor jumlah siswa miskin yang ada, dana yang diterima dan besarnya biaya sekolah.

TUJUAN:

Mewujudkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu bagi semua lapisan masyarakat, sedangkan secara khusus bertujuan:

  1. Membantu biaya operasional sekolah.
  2. Mengurangi angka putus sekolah SMA.
  3. Meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) siswa SMA.
  4. Mewujudkan keberpihakan pemerintah (affirmative action) bagi siswa miskin di bidang pendidikan SMA melalui membebaskan (fee waive) dan/atau membantu (discount fee) tagihan biaya sekolah bagi siswa miskin.
  5. Memberikan kesempatan yang setara (equal opportunity) bagi siswa miskin SMA untuk mendapatkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu.

SASARAN:

Sasaran program adalah SMA Negeri dan Swasta di seluruh Indonesia. Besar bantuan per sekolah diperhitungkan berdasarkan jumlah siswa, dengan rincian sebagai berikut:
- Tahap I: 4.072.860 siswa;
- Tahap II: 4.235.774 siswa.

SATUAN BIAYA:

Tahap I: Rp. 60.000 (enam puluh ribu rupiah) per siswa/semester
Tahap II: Rp. 500.000 (lima ratus ribu rupiah) per siswa/semester

PEMANFAATAAN DANA:

BOS SMA digunakan sekolah untuk membantu memenuhi kebutuhan biaya operasional sekolah non personalia sesuai dengan Permendiknas No. 69 Tahun 2009, meliputi antara lain:

  1. Pembelian / penggandaan buku teks pelajaran;
  2. Pembelian alat tulis sekolah yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran;
  3. Penggandaan soal dan penyediaan lembar jawaban siswa dalam kegiatan ulangan dan ujian;
  4. Pembelian peralatan pendidikan;
  5. Pembelian bahan habis pakai;
  6. Penyelenggaraan kegiatan pembinaan siswa/ekstrakulikuler;
  7. Pemeliharaan dan perbaikan ringan sarana prasarana sekolah;
  8. Langganan daya dan jasa lainnya;
  9. Kegiatan penerimaan siswa baru;
  10. Penyusunan dan pelaporan;

Sebagai wujud keberpihakan terhadap siswa miskin atas pengalokasian dana bantuan operasional sekolah tersebut, sekolah diwajibkan untuk membebaskan (fee waive) dan/atau membantu (discount fee) siswa miskin dari kewajiban membayar iuran sekolah dan biaya-biaya untuk kegiatan ekstrakulikuler siswa

PERSYARATAN PENERIMA:

  1. Penerima dana program BOS SMA adalah SMA Negeri dan Swasta di seluruh Indonesia.
  2. Sekolah penerima dana BOS SMA berkewajiban untuk mengisi data individual sekolah menengah secara on line melalui website: http://pendataan.dikmen.kemdikbud.go.id
  3. Sebagai wujud keberpihakan terhadap siswa miskin atas pengalokasian dana BOS SMA, sekolah diwajibkan untuk membebaskan (fee waive) dan/atau membantu (discount fee) siswa miskin dari kewajiban membayar iuran sekolah dan biaya-biaya untuk kegiatan ekstrakulikuler siswa;
  4. Semua sekolah yang menerima dana BOS SMA harus mengikuti pedoman BOS SMA yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.
  5. Sekolah yang menolak menerima dana program BOS SMA harus mendapat persetujuan orang tua siswa, komite sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota serta tetap menjamin kelangsungan pendidikan siswa miskin di sekolah tersebut.
  6. Sekolah Negeri dengan kategori kondisi ekonomi tinggi dan bermutu tinggi penerima dana BOS SMA wajib melaksanakan program ramah sosial dengan cara mengidentifikasi dan merekrut siswa miskin yang memiliki minat dan potensi untuk mengikuti pendidikan di sekolah yang bersangkutan.

JADWAL KEGIATAN:

BOS (FILEminimizer)
Adapun dokumen yang berkaitan dengan BOS SMA dan SMK 2013 dapat diunduh di bawah ini

Tulisan Terkait

About these ads

Tentang Fatur Thok

Saya seorang guru matematika di SMAN 1 Tanjung Lombok Utara. Pendidikan terakhir S1 Pendidikan matematika IKIP Surabaya (sekarang UNESA). Perjalanan profesi, pernah menjadi guru inti dan anggota tim desain pembelajaran matematika di Lombok Barat.

Posted on 20 April 2013, in Pendidikan and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. smoga penggunaan bos benar – benar amanah..amin..

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s