Arsip Blog

Laporan Hasil Pencapaian Kompetensi Peserta Didik SMP (Rapor SMP)

raportkurikulum2013Dengan diberlakukannya kurikulum 2013 maka format rapor pun berubah. Seperti kita tahu bahwa bentuk penilaian di kurikulum 2013 tidak dinyatakan dalam bentuk 0 – 100, namun dinyatakan dalam bentuk kateggori A sampai dengan D. Rapor kurikulum 2013 yang istilahnya berubah nama menjadi Laporan Hasil Pencapaian Kompetensi Peserta Didik (LHPKPD), dalam pengisiannya diperlukan pentunjuk teknis. Petunjuk teknis itu sudah disusun oleh DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA.

Bila Anda guru SMP/MTs membutuhkan model LHPKPD ini silakan unduh di tautan berikut ini:

UNDUH LHPKPD

Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013 Tidak Berlaku Lagi?

K13Pada tahun 2013 dikeluarkanlah permendikbud nomor 81A sebegai landasan yuridis implementasi kurikulum 2013. Pada permendikbud 81A tahun 2013 terdapat 5 buah lampiran yaitu:
  1. lampiram I: Pedoman Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
  2. lampiran II: Pedoman Pengembangan Muatan Lokal
  3. lampiran III: Pedoman Kegiatan Kegiatan Ekstrakurikuler
  4. lampiran IV: Pedoman Umum Pembelajaran
  5. lampiran V: Pedoman Evaluasi Kurikulum

Saat ini ada isu berkembang bahwa permendikbud 81A tahun 2013 tidak berlaku lagi dan sudah ada penggantinya. Hal ini tidaklah benar, yang benar adalah sebagian dari permendikbud tersebut, yaitu lampiran, yaitu lampiran I, II dan III yang tidak berlaku, sedangkan lampiran IV dan V masih berlaku.
Read the rest of this entry

Menyoal Tabel Konversi Nilai Skala 0 – 100 ke Skala 1 – 4 Pada Permendikbud Nomor 59 Tahun 2014

Kemdikbud sudah mengesahkan permendikbud nomor 59 tahun 2014 tentang kurikulum 2013 SMA/MA. Permendikbud ini sudah disahkan pada tanggal 2 Juli 2014. Untuk mengetahui kebenaran bahwa permendikbud tersebut sudah disahkan dapat kita lihat tautan ini. Walaupun sudah disahkan, ada beberapa pendapat yang mengatakan bawhwa permendikbud tersebut jangan dipakai dulu. Saya tidak mengerti alasannya mengapa ada yang berpendapat seperti itu. Kalau begitu terkesan kemdikbud kurang “percaya diri” mengesahkan permendikbud tersebut. Saya menduga seperti itu karena di permendikbud tersebut banyak sekali terdapat kontradiksi, diantaranya adalah format RPP dan tabel konversi nilai skala 0 – 100 ke skala 1 -4.

Kali ini saya menyoal mengenai tabel konversiĀ nilai skala 0 – 100 ke skala 1 -4. Tabel konversi itu terletak pada pedoman mata pelajaran yang ada di lampiran III. Saya akan mengambil tabel konversi dari beberapa mata pelajaran. Read the rest of this entry

Silabus Final Kurikulum 2013 SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA

K13Selama ini silabus kurikulum 2013 yang beredar masih dalam bentuk draft. Saya katakan draft karena belum dituangkan atau ditetapkan dalam permendikbud. Dengan disahkannya permendikbud nomor 57, 58, 59 maka silabus kurikulum 2013 untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA sudah dalam tahap final. Sedangakn permendikbud nomor 60 tahun 2014 tentang kurikulum 2013 SMK/MAK belum disahkan.

  1. Silabus kurikulum 2013 SD/MI berada pada lampiran permendikbud nomor 57 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 SD/MI
  2. Silabus kurikulum 2013 SMP/MTs berada pada lampiran permendikbud nomor 58 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 SMP/MTs
  3. Silabus kurikulum 2013 SMA/MA berada pada lampiran permendikbud nomor 59 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 SMA/MA
  4. Silabus kurikulum 2013 SMK/MAK berada pada lampiran permendikbud nomor 60 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 SMK/MAK

Read the rest of this entry

Permendikbud Baru Nomor 57, 58, 59 dan 60 Tahun 2014 Tentang Kurikulum SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK/MK

K13Seperti yang telah kita ketahui bahwa dokumen KTSP Kurikulum 2013 terdiri dari buku I, buku II dan buku III. Buku I berisi sekurang-kurangnya visi, misi, tujuan, muatan, pengaturan beban belajar, dan kalender pendidikan. Buku II berisi silabus yang dibuat oleh pemerintah dan buku III yang dibuat oleh guru.

Saat ini sudah disahkan beberapa permendikbud baru, yaitu permendikbud nomor 57, 58, 59 dan 60 Tahun 2014.

  1. Permendikbud Nomor 57 tentang Kurikulum 2013 SD/MI sebagai pengganti Permendikbud Nomor 67 tahun 2013
  2. Permendikbud Nomor 58 tentang Kurikulum 2013 SMP/MTs sebagai pengganti Permendikbud Nomor 68 tahun 2013
  3. Permendikbud Nomor 59 tentang Kurikulum 2013 SMP/MTs sebagai pengganti Permendikbud Nomor 69 tahun 2013
  4. Permendikbud Nomor 60 tentang Kurikulum 2013 SMP/MTs sebagai pengganti Permendikbud Nomor 70 tahun 2013

Read the rest of this entry

Permendikbud Nomor 61 Tahun 2014 Tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

K13Banyak guru yang salah faham tentang kurikulum 2013. Banyak yang menyangka bahwa kurikulum 2013 itu bukan KTSP, sehinngga muncul pertanyaan apa sih perbedaan kurikulum 2013 dengan KTSP. Sebenarnya kurikulum 2013 itu adalah penyempurnaan dari KTSP, dengan demikian kurikulum 2013 itu merupakan bagian dari KTSP. Dengn diberlakukannya kurikulum 2013 bukan berarti satuan pendidikan (sekolah) tidak perlu membuat kurikulum lagi. Satuan pendidikan tetap membuat kurikulum. Kurikulum yang dibuat oleh satuan pendidikan itulah yang disebut KSTP. Tentu saat ini KTSP yang dibuat oleh sekolah berisi 2 muatan kurikulum yaitu kurikulum lama (2006) dan kurikulum baru (2013). Ketika semua kelas sudah menerapkan kurikulum 2013 maka muatan kurkulum di KTSP hanya memuat kurikulum 2013. Read the rest of this entry

Permendikbud Nomor 64 Tahun 2014 Tentang Peminatan Pendidikan Menengah

IPAPada Kurikulum 2013 muncul konsep peminatan sebagai pengganti penjurusan pada kurikulum 2006. Mengenai peminatan ini diatur dalam Permendikbud Nomor 64 Tahun 2014 Tentang Peminatan Pendidikan Menengah. Ada beberapa hal penting yang perlu dipahami dalam peminatan pendidikan menengah.

  1. Peminatan adalah program kurikuler yang disediakan untuk mengakomodasi pilihan minat, bakat dan/atau kemampuan peserta didik dengan orientasi pemusatan, perluasan, dan/atau pendalaman mata pelajaran dan/atau muatan kejuruan.
  2. Peminatan ada 2 macam, yaitu peminatan akademik (untuk SMA/MA) dan peminatan kejuruan (untuk SMK/MAK)
  3. Lintas Minat adalah program kurikuler yang disediakan untuk mengakomodasi perluasan pilihan minat, bakat dan/atau kemampuan akademik peserta didik dengan orientasi penguasaan kelompok mata pelajaran keilmuan di luar pilihan minat. Ini artinya siswa yang mengambil peminatan MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) boleh belajar Ekonomi atau Antropologi (misalnya)
  4. Pendalaman Minat adalah program kurikuler yang disediakan untuk mengakomodasi pendalaman pilihan minat akademik peserta didik dengan orientasi pendalaman kelompok mata pelajaran keilmuan dalam lingkup pilihan minat.

Read the rest of this entry

Permendikbud No 59 Tahun 2014 Sebagai Pengganti Permendikbud No 69 Tahun 2013

Seperti kita ketahui bersama bahwa Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum (2013) SMA/MA diatur dalam permendikbud no 69 tahun 2013. Di dalam permendikbud tersebut muncul beberapa istilah baru, beberapa istilah memang beda konsepnya dengan kurikulum lama, namun beberapa istilah konsepnya sama dengan kurikulum lama.

Beberpa istilah itu adalah Peminatan Matematika dan Ilmu Alam, yang sering disingkat dengan MIA, Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial yang sering disingkat dengan IIS dan Peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya yang sering disingkat IBB. Singkatan-singkatan MIA, IIS dan IBB sudah akrab bagi guru yang sekolahnya sudah menerapkan Kurkulum 2013 sejak tahun 2013. Perhatikan screen shoot di bawah ini: Read the rest of this entry