Bolehkah Menggunakan Teknik Tes Tulis Untuk Menguji Keterampilan Dalam Matematika?

Pada kurikulum 2006 tidak dikenal yang namanya aspek psikomotor dalam matematika, hal ini berbeda dengan mata pelajaran fisika, kimia dan biologi. Ketika mapel ini ada aspek psikomotorik, sehingga dalam rapor kurikulum 2006 ada nilai kognitif dan nilai praktik.

Pada kurikulum 2013 semua mata pelajaran terdapat aspek keterampilan, termasuk matematika. Pada kurikulum 2013 keterampilan ada 2 jenis yaitu keterampilan berpikir dan keterampilan motorik (fisik). Setelah saya mengamati dan menelaah KD-KD keterampilan di mata pelajaran matematika, Keterampilan itu semuanya adalah keterampilan berpikir.

Biila kita amati lebih jauh, keterampilan dalam matematika itu sebenarnya adalah keterampilan menerapkan atau mengaplikasikan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan soal, baik soal matematika yang ada kaitannya dengan kehidupan sehari-hari (kontekstual) maupun soal yang tidak ada kaitannya dengan kehidupan sehari-hari.

Perhatikan beberapa Kompetensi Dasar (KD) yang saya ambilkan dari Darft KD kurikulum 2013 yang sudah direvisi.

KD Pengetahuan:

3.1. Menyusun Persamaan Linear tiga variabel dari masalah kontekstual

KD Keterampilan:

4.1. Menyelesaikan   masalah kontekstual yang berkaitan dengan sistem persamaan linear tiga variabel.

Perhatikan kata kerja operasional KD keterampilan di atas, yaitu “Menyelesaikan”. KD keterampilan itu sebenarnya adalah kompetensi untuk menerapkan atau mengaplikasi KD pengetahuan tentang penyusunan Persamaan Linear tiga variabel.

Dengan kata kerja operasioanl “Menyelesaikan” tentu kita bisa menggunakan teknik tes tulis untuk menguji kompetensi keterampilan tersebut. Contoh soalnya seperti apa? Berikut ini contohnya:

Ali, Budi, Cici, dan Dedi pergi ke toko koperasi membeli buku tulis, pena, dan pensil dengan merk yang sama. Ali membeli 3 buku tulis, 1 pena, dan 2 pensil dengan harga Rp 11.000,00. Budi membeli 2 buku tulis, 3 pena, dan 1 pensil dengan harga Rp 14.000,00. Cici membeli 1 buku tulis, 2 pena, dan 3 pensil dengan harga Rp 11.000,00. Dedi membeli 2 buku tulis, 1 pena, dan 1 pensil. Berapa rupiah Dedi harus membayar?

Dasar hukum

Perhatikan Pasal 8 huruf f Permendikbud Nomor 53 tahun 2015 tentang Penilaian Hasil belajar Oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Pada Pendidikan Dasar dan Menengah

 f. penilaian keterampilan dilakukan melalui praktik, produk, proyek, portofolio, dan/atau teknik lain sesuai dengan kompetensi yang dinilai;

Kata kuncinya dan/atau teknik lain yang sesuai kompetensi yang dinilai. Jadi untuk menguji kompetensi keterampilan tidak harus menggunakan teknik praktik, proyek atau portofolio. Kita juga boleh menggunakan teknik lain, misalnya tes tulis.

Argumen Yang Juga Mendukung

1. Kisi-Kisi UN SMA 2016

Perhatikan kisi-kisi Ujian Nasional matematika SMA IPA untuk yang aspek aplikasi:

Siswa memiliki kemampuan mengaplikasikan konsep aljabar dalam masalah kehidupan sehari-hari pada topik: – pangkat, akar, dan logaritma – fungsi, komposisi fungsi, dan, fungsi invers – persamaan dan fungsi kuadrat – sistem persamaan linear dan sistem pertidaksamaan linear – program linear – suku banyak.

KD keterampilan di atas adalah aplikasi dan kisi-kisi UN di atas juga aplikasi. Aplikasi dalam UN diuji menggunakan tes tulis, dengan demikian KD keterampilan yang sebenarnya adalah aspek aplikasi juga boleh diuji dengan menggunakan tes tulis.

2. Keterampilan Dalam Matematika Itu Adalah Keterampilan Berpikir

Oleh karena keterampilan dalam matematika adalah keterampilan berpikir (bukan keterampilan motorik) maka boleh saja menggunakan teknis tes tulis untuk menguji kompetensi keterampilan dalam matematika.

Kesimpulannya adalah boleh kita menggunakan tes tulis untuk menguji kompetensi keterampilan.

About Fatur Thok

Saya seorang guru matematika di SMAN 1 Tanjung Lombok Utara. Pendidikan terakhir S1 Pendidikan matematika IKIP Surabaya (sekarang UNESA). Perjalanan profesi, pernah menjadi guru inti dan anggota tim desain pembelajaran matematika di Lombok Barat.

Posted on 8 Juni 2016, in Kurikulum, kurikulum 2013, Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Mantap Pak Cak Mat, saya semakin paham dengan tulisan bapak ini, terima kasih

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s