Arsip Blog

Standar Kompetensi Lulusan

Untuk memudahkan penulisan, Standar Kompetensi Lulusan selanjutnya saya sebut dengan SKL. Ada perbedaan yang sangat jauh perumusan SKL kurikulum 2006 dan kurikulum 2013.

Pada kurikulum 2006, SKL diatur dalam permendiknas nomor 23 tahun 2006. Berikut ini saya berikan contoh SKL dari Geografi SMA/MA dan Ekonomi SMA/MA sebagai berikut:

SKL Geografi SMA/MA

  1. Memahami hakikat, objek, ruang lingkup, struktur, dan pendekatan Geografi
  2. Mempraktekkan keterampilan dasar peta dan memanfaatkannya dalam mengkaji geosfer
  3.  Memahami pemanfaatan citra dan SIG sebagai wahana memvisualkan geosfer
  4. Menganalisis dinamika dan kecenderungan perubahan unsur-unsur geosfer serta dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi
  5. Memahami pola dan aturan tata surya dan jagad raya dalam kaitannya dengan kehidupan di muka bumi
  6. Memahami sumber daya alam dan pemanfaatannya secara arif
  7. Menganalisis pemanfaatan dan pelestarian lingkungan hidup dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan
  8. Menganalisis konsep wilayah dan pewilayahan dalam kaitannya dengan perencanaan pembangunan wilayah, pedesaan dan perkotaan, serta negara maju dan berkembang

Read the rest of this entry

Iklan

Pengertian Kurikulum

Sebelum saya menguraikan pengertian kurikulum, saya kutipkan dulu tujuan pendidikan nasional. Tujuan pendidikan nasional sudah dituliskan dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentan sistem pendidikan nasional, seperti berikut ini:

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Read the rest of this entry

Kaitan Kurikulum 2013 dan KTSP

Ketika saya memberikan materi diklat di beberapa sekolah, masih ada saja peserta yang belum memahami kaitan antara kurikulum 2013 dan KTSP. Saat ini sudah era Kurikulum 2013 kok masih ada materi diklat KTSP? Apa KTSP masih berlaku? Begitu pertanyaan yang sering muncul. Baiklah saya akan menguraikan kedudukan atau kaitan KTSP terhadap Kurikulum 2013.

Lazimnya penamaan kurikulum itu didasarkan pada tahun pemberlakuannya. Misal kurikulum yang diterapkan pada tahun 1975 disebut kurikulum 75, yang diterapkan pada tahun 1984 disebut kurikulum 84, yang diterapkan pada tahun 1994 disebut kurikulum 94, yang diterapkan pada tahun 2004 disebut kurikulum 2004. Nah untuk kurikulum 2004 juga disebut Kurikulum Berbasis Kompetensi yang sering disebut KBK. Jadi kurikulum yang diberlakukan pada tahun 2004 boleh disebut kurikulum 2004 atau KBK.  Read the rest of this entry

Permendikbud Nomor 61 Tahun 2014 Tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

K13Banyak guru yang salah faham tentang kurikulum 2013. Banyak yang menyangka bahwa kurikulum 2013 itu bukan KTSP, sehinngga muncul pertanyaan apa sih perbedaan kurikulum 2013 dengan KTSP. Sebenarnya kurikulum 2013 itu adalah penyempurnaan dari KTSP, dengan demikian kurikulum 2013 itu merupakan bagian dari KTSP. Dengn diberlakukannya kurikulum 2013 bukan berarti satuan pendidikan (sekolah) tidak perlu membuat kurikulum lagi. Satuan pendidikan tetap membuat kurikulum. Kurikulum yang dibuat oleh satuan pendidikan itulah yang disebut KSTP. Tentu saat ini KTSP yang dibuat oleh sekolah berisi 2 muatan kurikulum yaitu kurikulum lama (2006) dan kurikulum baru (2013). Ketika semua kelas sudah menerapkan kurikulum 2013 maka muatan kurkulum di KTSP hanya memuat kurikulum 2013. Read the rest of this entry

KTSP dan Kurikulum 2013

K13Setiap diberlakukannya kurikulum baru selalu diberikan nama pada kurikulum baru tersebut. Pemberian nama tersebut dikaitkan dengan tahun pemberlakuannya. Misal kurikulum yang diberlakukan pada tahun 1975 disebut kurikulum 75. Kurikulum yang diberlakukan pada tahun 1984 disebut kurikulum 84. Kurikulum yang diberlakukan pada tahun 1994 disebut kurikulum 1994. Kurikulum yang diberlakukan pada tahun 2004 disebut  kurikulum 2004. Khusus untuk kurikulum 2004 sering disebut Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Kurikulum KBK ini tidak berumur panjang, karena pada tahun 2006 diberlakukan kurikulum baru lagi yang disebut kurikulum 2006. Kurikulum 2006 ini lebih populer dengan sebutan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Karena sejak diberlakukan kurikulum 2006 ini sekolah (satuan pendidikan) harus membuat kurikulum sendiri, yang tentu tiap sekolah berbeda kurikulumnya, namun begitu tetap mengacu pada standar nasional yang telah ditetapkan, di antaranya permen no 22 tahun 2006  tentang Standar Isi, permen no 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan. Read the rest of this entry

KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal ) 75 Itu Tidak Realistis

Pada Kurikulum 2006 (yang dikenal dengan KTSP) kita telah mengetahui bersama bahwa sekolah harus menentukan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). KKM tersebut ditetapkan dengan aacuan tertentu dan tiapa mata pelajaran KKMnya bisa jadi berbeda-beda. KKM dtetapkan mulai dari yang rendah (misal 65) dan tiapa tahun ditingkatkan hingga mencapai KKM ideal nasional yaitu 75 atau bahkan lebih.

Yang menjadi permasalahan adalah KKM meningkat namun tidak dibarengi dengan kualitas pembelajaran, sehingga KKM 75 itu terkesan dipaksakan, artinya sebenarnya ada sekolah (tidak semua) yang sebenarnya belum waktunya KKM 75 dipaksakan menjadi 75. Apalagi nilai rapor menjadi unsur perhitungan kelulusan siswa dari satuan pendidikan. Apa akibatnya? terjadilah apa yang kita sebut katrol nilai. Read the rest of this entry

Perbedaan Kurikulum 2013 dan KTSP

bukuKurikulum 2013 sudah diimplementasikan pada tahun pelajaran 2013/2014 pada sekolah-sekolah tertentu (terbatas). Kurikulum 2013 diluncurkan secara resmi pada tanggal 15 Juli 2013. Sesuatu yang baru tentu mempunyai perbedaan dengan yang lama. Begitu pula kurikulum 2013 mempunyai perbedaan dengan KTSP. Berikut ini adalah perbedaan kurikulum 2013 dan KTSP Read the rest of this entry

Pendekatan dan Metode Pembelajaran Dalam Kurikulum 2013

belajarDalam draft Pengembangan Kurikulum 20013 diisyaratkan bahwa proses pembelajaran yang dikehendaki adalah pembelajaran yang mengedepankan pengalaman personal melalui observasi (menyimak, melihat, membaca, mendengar), asosiasi, bertanya, menyimpulkan, dan mengkomunikasikan. Disebutkan pula, bahwa proses pembelajaran yang dikehendaki adalah proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student centered active learning) dengan sifat pembelajaran yang kontekstual. (Sumber: Pengembangan Kurikulum 20013, Bahan Uji Publik, Kemendikbud). Read the rest of this entry